Selasa, 26 Juli 2011

QS. AL-A'RAAF (101 - 120)


Al-A'raaf: 101
101. Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian dari berita-beritanya kepadamu. Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang-orang kafir.
Al-A'raaf: 102
102. Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik.
Al-A'raaf: 103
103. Kemudian Kami utus Musa sesudah rasul-rasul itu membawa ayat-ayat Kami kepada Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari ayat-ayat itu. Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang membuat kerusakan.
Al-A'raaf: 104
104. Dan Musa berkata: Hai Firaun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Rabb semesta alam,
Al-A'raaf: 105
105. wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Rabbmu, maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama aku.
Al-A'raaf: 106
106. Firaun menjawab: Jika benar kamu membawa suatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar.
Al-A'raaf: 107
107. Maka Musa menjatuhkan tongkatnya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
Al-A'raaf: 108
108. Dan ia mengeluarkan tangannya, maka seketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya (kelihatan) oleh orang-orang yang melihatnya.
Al-A'raaf: 109
109. Pemuka-pemuka kaum Firaun berkata: Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai,
Al-A'raaf: 110
110. yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimu. (Firaun berkata): Maka apakah yang kamu anjurkan?
Al-A'raaf: 111
111. Pemuka-pemuka itu menjawab: Beritangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir),
Al-A'raaf: 112
112. supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai.
Al-A'raaf: 113
113. Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Firaun mengatakan: (Apakah) sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?
Al-A'raaf: 114
114. Firaun menjawab, Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku).
Al-A'raaf: 115
115. Ahli-ahli sihir berkata: Hai Musa,kamulah yang akan melempar lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan.
Al-A'raaf: 116
116. Musa menjawab: Lemparkanlah (lebih dahulu)!. Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (menajubkan).
Al-A'raaf: 117
117. Dan Kami wahyukan kepada Musa: Lemparkanlah tongkatmu!. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.
Al-A'raaf: 118
118. Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.
Al-A'raaf: 119
119. Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.
Al-A'raaf: 120
120. Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar